Wednesday, May 18, 2022

Penjadwalan Proyek

 Konsep Dasar

    Proyek merupakan suatu kegiatan dengan waktu tertentu, sasaran dan sumber daya tertentu.

Karakteristik Proyek

  • Waktu proyek/terbatas/tertentu
  • Waktu awal dan waktu akhir
  • Kegiatan unik (bukan rutin)
  • Tidak berulang
  • Mempunyai tahapan (Planning, Design, Construction)
  • Pola kegiatan tertentu
  • Kegiatan bervariasi
  • SDM tertentu dan terbatas
  • Spesifikasi tertentu
Manajemen Proyek
  • Tahap 1 ( Perencanaan ) : Penentuan sasaran, pendefinisian proyek, pengorganisasian tim.
  • Tahap 2 ( Penjadwalan ) : Menghubungkan orang, uang, dan bahan untuk aktivitas khusus dan menghubungkan setiap aktivitas satu dengan aktivitas lain
  • Tahap 3 ( Pengendalian ) : Mengawasi sumber daya, biaya, kualitas dan anggaran. Juga merevisi atau mengubah rencana dan menggeser atau mengelola kembali sumber daya agar dapat memenuhi kebutuhan waktu dan biaya.

Perencanaan


    Perencanaan merupakan proses pemilihan, penetapan/penentuan tujuan, strategi, sasaran, program, prosedur, standar/kriteria, mutu, metode, anggaran, dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tujuan.

Prinsip Perencanaan

  • What (apa): apa program/aktifitas, apa tujuan, sasaran yang ingin dicapai
  • Why (mengapa): latar belakang dan filosofi kegiatan
  • When (kapan): fungsi waktu, schedule
  • Where (dimana): fungsi tempat, lokasi
  • Who (siapa): fungsi orang, staf, organisasi
  • How (bagaimana/berapa): metoda/teknologi, mutu, biaya, waktu
Alat Perencanaan Proyek 

  1. WORK BREAKDOWN STRUCTURE (WBS) : Untuk menentukan pekerjaan - pekerjaan yang ada dalam proyek.

  2. GANTT CHART : Untuk menunjukkan jadwal induk proyek dan jadwal pekerjaan secara detail
  3. MATRIKS TANGGUNGJAWAB : Untuk menentukan organisasi proyek, orang-orang kunci dan tanggung jawabnya
  4. NETWORK : Untuk memperhatikan urutan pekerjaan, kapan dimulai, kapan selesai, kapan proyek secara keseluruhan selesai

Penjadwalan

    Perencanaan pembagian waktu dan hubungan antar pekerjaan yang ada dalam suatu proyek.



Pengendalian

    Pengendalian merupakan proses/cara untuk mengarahkan, monitoring, mengawasi, memeriksa, mengukur, membandingkan, mengevaluasi, dan melakukan perbaikan terhadap suatu pelaksanaan dan perencanaan. 

Pembuatan Jadwal Proyek

Gantt Chart

    Sekumpulan daftar kegiatan yang disusun dalam kolom arah vertical, dan kolom arah horizontal menunjukkan skala waktu. Gantt chart adalah diagram batang yang digunakan untuk memberikan visualisasi rencana proyek dari waktu ke waktu.

Contoh Gantt Chart




Wednesday, April 27, 2022

STUDI KELAYAKAN LANJUTAN

 Kelayakan Ekonomi

        Economics Feasibility adalah cara untuk menentukan kelayakan finansial proyek. Analisis biaya-manfaat (cost benefit analysis) dapatdigunakan untuk membandingkan biaya keuangan dengan manfaat yang diproyeksikan.

        Kelayakan ekonomi dilakukan untuk memperkirakan biaya dan keuntungan dari setiap alternatif

- Selama fase definisi ruang lingkup: menentukan apakah  manfaat yang diperoleh dari menyelesaikan persoalan tersebut  cukup berharga

- Selama fase analisis masalah: estimasi yang lebih baik terhadap manfaat maupun biaya pengembangan 

- Selama fase analisis keputusan: biaya pengembangan dapat diestimasi dengan lebih baik lagi 

Economic Feasibility


  • Komponen Biaya

            1. Biaya pengembangan sistem

            2. Kategori biaya :

                    a. Biaya pengadaan : Biaya persediayaan dan Biaya peralatan

                    b. Biaya persiapan operasi 

                    c. Biaya proyek : Biaya personil, Penggunaan komputer, pelatihan

            3. Biaya pengoperasian sistem 

                    a. Fixed costs

                    b. Variable costs

            4. Biaya operasi sistem 

                    a. Biaya tetap

                    b. Biaya Variable

  • Komponen Manfaat/Keuntungan
            1. Keuntungan nyata atau berwujud (tangible benefits) : keuntungan yang mudah untuk diukur.

            2. Keuntungan tidak nyata atau tidak berwujud (intangible benefits) : keuntungan yang sulit diukur, biasanya dilakukan dengan taksiran.

  • Metode Analisis Biaya dan Manfaat
            1. Metode Periode Pengembalian (Payback Period)
            2. Metode pengambalian Investasi (Return Of Invesment)

            3. Metode BEP

            4. Metode NPV



1. Present Value ( PV )

        PV adalah perhitungan  nilai uang hari ini dari arus kas yang akan diterima dimasa depan dengan pertimbangan tingkat suku bungan dan inflasi.

2. Net Present Value ( NPV)

        NPV adalah selisih antara nilai saat ini dari arus kas masuk dengan nilai saat ini dari arus kas keluar pada masa waktu tertentu. NPV juga bisa dijadikan pertimbangan dalam menentukan investasi mana yang lebih besar dalam menghasilkan keuntungan, sehingga dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan.


3. Return On Investment ( ROI )

        ROI adalah rasio yang menunjukkan hasil dari jumlah aktiva yang digunakan dalam perusahaan atau suatu ukuran tentang efesiensi manejemen. Metode ini digunakan untuk mengukur presentase keuntungan/manfaat yang dihasilkan oleh proyek, dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk membangun proyek tersebut tanpa memperhatikan nilai waktu dari mata uang.


4. Break Even  Point ( BEP )

        BEP merupakan titik dimana pendapatan sama dengan modal yang dikeluarkan, tidak terjadi kerugian atau keuntungan. Total keuntungan dan kerugian ada pada posisi 0 (nol). Hal ini terjadi jika operasional menggunakan biaya tetap, dan volume penjualan hanya cukup untuk menutup biaya tetap dan biaya variabel.



        

        

        

             

Wednesday, April 13, 2022

STUDI KELAYAKAN

 STUDI KELAYAKAN (fEASIBILITY STUDIES)


PENGERTIAN STUDI KELAYAKAN

        Kegiatan menguji kelayakan suatu usaha maupun proyek dengan mengidentifikasi masalah, peluang, tujuan, dan lain-lain. Hal ini dilakukan untuk membantu perusahaan atau pengusaha mengambil keputusan tepat serta menghindari kerugian yang besar saat menjalankan bisnis dan untuk dapat mengetahui seberapa layak suatu rencana proyek tersebut. 

TEKNIK MELAKUKAN STUDI KELAYAKAN

  1. Pengumpulan data dan informasi.
  2. Pemrosesan data.
  3. Analisis data.
  4. Pengambilan keputusan.
  5. Memberikan rekomendasi.

TAHAP PLANNING


                



TUJUAN STUDI KELAYAKAN
    1.  Memahami proses bisnis pada sistem yang lama.
        -  Flowchart dari sistem
        - Struktur Organisasi
        - Deskripsi Tugas dan Jabatan
        - Salinan laporan-laporan
        - Kode-kode yang dipakai didalam sistem
    2. Menentukan kebutuhan pemakai sistem secara garis besar untukdapat mencapai sasaran sistem
       - Wawancara ke pemakai sistem
       - Observasi data
       - Pengambilan sampel
    3. Menentukan permasalahan yang terjadi pada sistem yang lama yang menyebabkan belum dapat mencapai sasarannya.
    4. Dapat menentukan serta mempertimbangkan dari seluruh aspek penting mengenai apakah suatu proyek layak untuk dijalankan.

JENIS STUDI KELAYAKAN
    1. Technical Feasibility
            Analisa ini bertujuan untuk mengetahui apakah sistem dapat dirancang, dikembangkan dan diinstalasi dengan sukses oleh pihak TI. Termasuk untuk melakukan analisa risiko teknis yang akan dihadapi.
        Resikonya  :
            - User dan analis sistem kurang familiar dengan area fungsional
            - Kurang familiar dengan teknologi


    2. Economic Feasibility
          Management dapat menilai kelayakan ekonomi dengan melakukan analisis biaya-manfaat, serta menggunakan teknik keuangan, seperti nilai waktu uang atau analisis titik impas.
    3. Organizational Feasibility
         

PROJECT SELECTION
        Project selection adalah suatu proses untuk memilih proyek yang mana prioritas setiap gagasan proyek akan dinilai dari berbagai perspektif. Setelah analisa feasibility selesai dilaksanakan, diserahkan kembali kepada komite dengan revisi.
Komite akan mengambil keputusan :
        1) ditolak,
        2) diterima,
        3) ditunda

        Komite akan bertindak sebagai portfolio manager dengan tujuan untuk memaksimalkan performa cost-benefit.

Wednesday, April 6, 2022

Agile Development & System Request

 

        Agile Development & System Request


Metode Agile Development
        Agile adalah sekumpulan metode pengembangan software yang dilakukan secara bertahap dan berulang (iterasi).
        Agile Development sering disebut juga Framework karena didalam nya terdapat berbagai metode yang bisa digunakan sesuai kebutuhan.
        Tujuan dari Agile adalah sebagai berikut :
  • High-quality production -- Kualitas software bisa terjaga dengan melakukan tes menyeluruh.
  • Flexible -- Proses pengembangan software dengan berbekal kemampuan adaptasi yang baik.
  • Collaboration -- Rutin bertemu untuk membahas perkembangan project.
  • Self-organizing -- Tim bisa mengatur diri sendiri sehingga tercipta tim yang solid.
  • High-value -- Software yang diciptakan berfungsi baik, nilai jual tinggi, dan biaya pembuatannya rendah.
  • Iterative, incremental, evolutionary -- Pengembangan software dimana tim mampu bekerja dengan singkat sesuai kebutuhan konsumen.
  • Cost control & value-driven development -- Software dikembangkan dengan sesuai kebutuhan pengguna dengan waktu dan biaya pengembangan yang dikontrol.
Agile Manifesto

12 Prinsip Agile
  1. Prioritas utama adalah kepuasan konsumen melalui software yang dirilis dengan cepat dan rutin.
  2. Terbuka dengan perubahan kebutuhan, bahkan diakhir pengembangan sekalipun.
  3. Merilis software dengan rutin.
  4. Developer dan bagian bisnis harus bekerja sama setiap hari selaja project berjalan.
  5. Ciptakan project dengan individu yang penuh motivasi.
  6. Metode yang paling efisien dan efektif untuk menyampaikan informasi ditim adalah secara empat mata.
  7. Software yang berfungsi dengan baik meupakan tolak ukur kesuksesan project.
  8. Agile mendukung pengembangan yang berkelanjutan.
  9. Aspek teknis dan desain yang bagus bisa meningkatkan kelincahan.
  10. Pentingnya kesederhanaan untuk meminimalisir pekerjaan yang tidak perlu.
  11. Tim yang mandiri akan menghasilkan arsitektur, kebutuhan, dan desain terbaik.
  12. Sesering mungkin, tim harus memikirkan cara untuk menjadi lebih efektif, lalu menerapkannya dengan baik.
Scrum Methodology
        Scrum adalah salah satu kerangka kerja dari metode agile yang berfokus pada pengembangan produk bersifat kompleks dan dapat berubah sesuai kebutuhan costumer.

Peran Dalam Scrum Methodology

Kanban
        Kanban adalah salah satu metode dalam menajemen proyek dengan cara membuat visualisasi menggunakan papan, kolom, dan kartu untuk mengelola tugas dan alur kerja secara lebih efektif.

        Prinsip kerja Kanban :

Extreme Programming ( XP )
        Sebuah pendekatan atau model pengembangan perangkat lunak yang mencoba menyederhanakan berbagai tahapan dalam proses pengembangan tersebut sehingga menjadi lebih adaptif dan fleksibel.






Thursday, March 31, 2022

PROSES PERANGKAT LUNAK

 PROSES PERANGKAT LUNAK


REKAYASA PERANGKAT LUNAK


        Rekayasa perangkat lunak merupakan sistematik, disiplin, terukur, pada pendekatan terhadap pengembangan, pengoperasian, dan pemeliharaan Perangkat Lunak. Rekayasa perangkat lunak terbagi 2 yaitu :

  1. Produk.
  2. Proses.
PERBEDAAN PRODUK DAN PROSES

        Produk adalah proyek perangkat lunak yang direncanakan dan dikendalikan, dengan kata lain produk adalah hasil dari proyek. Produk perangkat lunak terdiri dari beberapa entitas termasuk kode seperti spesifikasi persyaratan, desain, dokumen uji, dan manual pengguna. Sebelum perencaanaan proyek, tujuan dan ruang lingkup produk ditetapkan, dengan informasi itu, tidak mungkin membuat perkiraan biaya yang akurat, evaluasi resiko yang menarik, dekomposisi tugas proyek, jadwal proyek yang dapat dikelola, dan sebagainya.

        Proses adalah framework untuk task atau pekerjaan yang dibutuhkan untuk membangun sebuah "High Quality Softwere". Proses framework terbagi menjadi 2 aktivitas, yaitu :

  1. Framework Activities
  2. Umbrela Activities
FRAMEWORK ACTIVITIES



        Framework activities merupakan tahapan pokok dalam pembuatan  sebuah software yang meliputi:
  • Work task,
  • Work product,
  • Milestone (Scheduling) & deliverable, serta
  • Quality Checkpoint.

UMBRELA  ACTIVITIES

        Umbrela Activities merupakan kegiatan yang menaungi atau "memayungi" pengembangan software, sehingga dapat menghasilkan software yang sesuai dengan kriteria.

        Framework Activities sendiri terbagi dalam 5 tahapan yaitu Communication, Planning, Modeling, Implementation & Deployment. Yang termasuk ke dalam Umbrela Activities adalah:
    • Software project management,
    • Formal technical reviews,
    • Software quality assurance,
    • Software configuration management,
    • Reusability management,
measurement,
    • Document preparation and
production,
    • Risk management.

GENERIC FRAMEWORK ACTIVITIES


PROCES FLOW DIAGRAM


        Menggambarkan diagram alir keterhubungan sebuah proses dengan proses lainnya. Fungsinya adalah sebagai arahan proses yang akan dilakukan dalam pembuatan perangkat lunak. 

PROCESS PATERN



        Menjelaskan masalah yang terkait dengan proses yang ditemui saat bekerja. Macam-macam patern:

  • Stage Paterns : Mengidentifikasikan masalah yang berhubungan dengan framework atau proses.
  • Task Patterns: Mengidentifikasikan masalah yang berhubungan dengan aksi software engineeering atau tugas kerja.
  • Phase Patterns: menentukan urutan kegiatan kerangka yang terjadi dalam proses, bahkan ketika aliran keseluruhan kegiatan yang berulang di alam.

Tuesday, March 29, 2022

KEGAGALAN IMPLEMENTASI PERANGKAT LUNAK

 KEGAGALAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

  1. Pendahuluan

        Sistem informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Sistem informasi juga dapat diartikan suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan. 

            Terdapat empat langkah dalam membangun suatu sistem informasi, yaitu menentukan serta mengetahui masalah, menyediakan solusi alternatif, memilih solusi, dan mengimplementasikan solusi yang dipilih. Ketiga langkah pertama disebut sebagai analisis sistem.

2. Apa Itu Sistem Informasi Manajemen
        Sistem informasi manajemen adalah sistem perencanaan dari bagian internal dalam bisnis yang terdiri atas pemanfaantan dokumen, manusia, teknologi, serta prosedur dalam akuntansi manajemen.

           Umumnya sistem informasi manajemen digunakan untuk memecahkan atau memberikan solusi atas masalah bisnis seperti biaya produksi, layanan, atau strategi bisnis yang diterapkan.

 

3. Kesalahan Yang Terjadi

  • Kesulitan dalam mengumpulkan data
  • Menimbulkan kurang adanya koordinasi antar bidang di BKD terhadap hak dan kewajiban masing-masing bidang untuk terlibat dalam keberhasilan pelaksanaan
  • Dalam perencanaan, baik perencanaan kebutuhan, penempatan, maupun perencanaan
  • Penggunaan informasi dalam pengambilan keputusan baru sebatas untuk pengangkatan pejabat dalam jabatan struktural
  • Teknologi yang ada (perangkat keras, perangkat lunak, jaringan/komunikasi data) telah mendukung untuk pelaksanaan simpeg baik dari kualitas dan kuantitas, bahkan software yang tersedia telah mampu untuk mewujudkan otomasi terutama pada kenaikan gaji berkala dan kenaikan pangkat.
  • Dari kualitas sumber daya pengelola simpeg, masih perlu diadakan penambahan personil untuk menghindari ketergantungan kepada satu orang yang mengerti dan memahami dalam menjalankan sistem yang ada.
  • Lemahnya kepemimpinan dalam komitmen dan pengawasan menyebabkan tidak bekerjanya control dalam sistem

4. Penutup

Dari studi kasus diatas kita dapat mempelajari masalah apa yang terjadi jika terjadi kegagalan pada sistem informasi manajemen. Akan tetapi, teknologi tidak selalu berjalan lancar karena teknologi dibuat oleh manusia yang tidak pernah luput dari kesalahan. 

Friday, March 25, 2022

Rekayasa Perangkat Lunak

 

 REKAYASA PERANGKAT 

LUNAK


   DEFENISI PERANGKAT LUNAK

 



        Perangkat lunak(Software) adalah : Merupakan suatu data yang diprogram sedemikian rupa dan disimpan dalam bentuk digital yang tidak terlihat secara fisik tetapi tersimpan dalam media penyimpanan komputer. Software atau perangkat lunak berupa program atau aktivitas menjalankan suatu perintah atau intruksi melalui fasilitas interaksi pada software (perangkat lunak) komputer sehingga komputer dapat beroperasi. 


KLASIFIKASI PERANGKAT LUNAK

  1. Sistem operasi (Operating System), merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk mengoperasikan perangkat komputer serta menyediakan antar muka dengan perangkat lunak lain atau dengan pengguna. Contoh perangkat lunak sistem operasi : MS DOS, MS Windows(dengan berbagai generasi), Macintosh, OS/2, LINUX (dengan berbagai distribusi), NetWare, dan sebagainya.
  2. Program Utilitas (Utility), merupakan program khusus yang berfungsi sebagai perangkat pemeliharaan suatu sistem komputer, seperti Anti Virus, partisi hardisk, manajemen hardisk, dan sebagainya.
  3. Program Aplikasi, merupakan program yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan yang spesifik. Contoh : aplikasi akuntansi, aplikasi perbankan, aplikasi manufuktur, dan sebagainya.
  4. Paket Pemrograman, merupakan program yang dikembangkan untuk kebutuhan umum, seperti : pengolah kata/text editor (MS- Word, NotePad, Latex, dll), pengolah angka,/ lembar kerja(MS -Excel, dll), presentasi(MS- PowerPoint, dll), dan desain grafis(3D, CorelDraw, PhotoShop, dan sebagainya).
  5. Bahasa Pemrograman, merupakan sebuah intruksi standar yang bertugas untuk memberikan intruksi kepada komputer. Contoh bahasa pemrograman yang paling umum digunakan, yaitu : Java Script, PHP, HTML, C++, Python, dan sebagainya. 

APLIKASI PERANGKAT LUNAK 

        Perangkat lunak dapat diaplikasikan ke berbagai situasi dan lingkungan dimana serangkaian langkah prosedural telah didefenisikan.

  • Perangkat Lunak Sistem, merupakan sekumpulan program yang ditulis untuk memberika  layanan terhadap program-program yang lain.
  • Perangkat Lunak Real Time, program-program yang memonitori, menganalisa, dan mengontrol kejadian didunia nyata pada saat berlangsungnya suatu aktivitas. Konsep kerja perangkat lunak Real-time berbeda dengan fungsi interaksi atau timesharing. 
  • Perangkat Lunak Bisnis, pemrossesan informasi bisnis merupakan area aplikasi perangkat lunak yang paling luas saat ini. Sistem diskrit (Contohnya payroll, account payable, inventory, dan sebagainya) telah mengembangkan perangkat lunak sistem informasi manajemen(SIM) yang mengakses satu atau lebih database besar yang berisi informasi bisnis. 
  • Perangkat Lunak Teknik dan Ilmu Pengetahuan, ditandai dengan keberadaan algoritma number crunching. Perangkat lunak ini memiliki cakupan aplikasi mulai dari aplikasi mulai dari sistem aplikasi astronomi sampai vulkanologi, dari analisa otomotif sampai dinamika orbit pesawat ruang angkasa, dan dari biologi molekuler sampai pabrik yang sudah diotomatisasi.
  • Embedded Software, Embedded Software dapat memberikan fungsi yang terbatas serta fungsi esoteric (misalnya keypad kontrol untuk sebuah microwave) atau memberikan kemampuan kontrol dan fungsi yang penting (contohnya fungsi digital dalam sebuah mobil seperti kontrol bahan bakar, penampilan panel di dashboard, sistem pengereman, dan sebagainya).
  • Perangkat Lunak Komputer Personal, pasar perangkat komputer personal telah berkembang selama dekade terakhir. Program pengolah kata, spreadsheet, multimedia, manajemen database, aplikasi keuangan bisnis dan personal, jaringan eksternal atau akses database hanya merupakan beberapa contoh saja dari ratusan aplikasi yang ada.
  • Perangkat Lunak Kecerdasan Buatan, perangkat lunak kecerdasan buatan (Artifical Intelligent/AI) menggunakan algoritme non-numeris untuk memecahkan masalah kompleks yang tidak dapat dilakukan perhitungan atau analisa secara langsung. Area kecerdasan buatan yang aktif adalah sistem pakar, disebut juga sistem berbasis pengetahuan. Sistem yang lain adalah jaringan Syaraf Tiruan, Voice and Image Recognition, game playing, dan sebagainya.

 

HARDWARE VS SOFTWARE

        Reability, kehandalan perangkat untuk dioperasionalkan, dan bebas dari kegagalan (failure) untuk jangka waktu tertentu di lingkungan tertentu.

 
 Hardware Reability

  1. Kesalahan perangkat keras sebagian besar adalah kesalahan fisik. 
  2. Komponen perangkat keras umumnya gagal karena aus.
  3. Dalam perangkat keras, kesalahan desain mungkin juga ada, tetapi kesalahan fisik umumnya mendominasi.
  4. Fitur kegagalan perangkat keras, disebut Bathtub curve.

Software Reability

  1. Kesalahan perangkat lunak adalah kesalahan desain, yang sulit untuk divisualisasikan, diklasifikasikan, dideteksi, dan dikoreksi.
  2.  Komponen perangkat lunak gagal karena bug.
  3.  Kualitas perangkat lunak tidak akan berubah setelah diunggah ketempat penyimpanan dan ketika sudah mulai running.

DEFENISI REKAYASA PERANGKAT LUNAK 

 

        IEEE Computer Society, Rekayasa Perangkat Lunak sebagai penerapan suatu pendekatan yang sistematis, disiplin, dan terkuantifikasi atas pengembangan, penggunaan pemeliharaan perangkat lunak, serta studi atas pendekatan-pendekatan ini, yaitu penerapan pendekatan engineering atas perangkat lunak. 

 

KARAKTERISTIK PERANGKAT LUNAK YANG BAIK 

 


 

        Kualitas Perangkat Lunak adalah pemenuhan terhadap kebutuhan fungional dan kinerja yang didokumentasikan secara eksplisit, pengembangan standar yang didokumentasikan secara eksplisit, dan sifat-sifat implisit yang diharapkan dari sebuah software yang dibangun secara profesional ( Dunn 1990). 

Produk Operation 

  • Correctness, sesuai spesifikasi kebutuhan pengguna. 
  • Usability/Learnability, mudah digunakan.
  • Integrity, tidak mempengaruhi jalannya/kinerja perangkat lunak yang lain.
  • Reliability, tidak memiliki cacat/cela/kekurangan/kerusakan dan tidak gagal pada saat dieksekusi.
  • Efficiency, Terkait cara perangkat lunak menggunakan sumber daya seperti memanfaat kan ruang penyimpanan secara efektif dan menjalankan perintah sesuai kebutuhan waktu yang diinginkan.
  • Security/Savety,  data manapun perangkat keras tempat berjalannya perangkat lunak harus aman, tidak berbahaya bagi linkungan maupun kehidupan.
Produk Transition
  • Interoperability, perangkat lunak dapat bertukar informasi dengan perangkat lunak lain dan memanfaatkan informasi secara transparan.
  • Portability, perangkat lunak dapat menjalankan fungsi sama baiknya pada berbagai lingkungan dan platform (Sistem operasi yang berbeda).
  • Reusability, kode-kode perangkat lunak dapat digunakan kembali untuk tujuan lain seperti membangun perangkat lunak lain. 
Produk Revision
  • Maintainability, mudah dalam pemeliharaannya.
  • Flexibilitas, perubahan dalam perangkat lunak mudah dilakukan.
  • Extensibility, mudah menambahkan fungsionalitas/fitur perangkat lunak.
  • Scalabillity, dapat diupgrade untuk menangani lebih banyak pekerjaan atau pengguna.
  • Testability, mudah dalam pengujian.
  • Modularity, jika perangkat lunak dapat dibagi menjadi bagian independen terpisah (unit atau modul) yang dapat dimodifikasi, diuji secara terpisah, perangkat lunak tersebut memiliki modularitas tinggi.

Tahap Define Pada Design Thinking

          Apa itu Design Thinking?? Menurut “ Interaction Design Foundation ” misalnya, design thinking disebut sebagai proses yang dilakuka...